Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 November 2016

Pisau, Gunting, Kunci Pas, Kunci Inggris Naik Pesawat

Bulan lalu saya merasa butuh beberapa peraltan montir, seperti kunci inggris, tang, kunci pas. Sekalian mudik agustus lalu saya membeli perlengkapan tersebut di pasar tradisional (pasar pagi kaliwungu), biar lebih murah pikirku.
Kunci Inggris dan Tang

Kunci Pas

Setelah membelinya baru sadar, kalau barang-barang tersebut belum tentu bisa naik pesawat, kan ada barang-barang yang dilarang untuk dibawa naik pesawat. Saya pun kemudian memutuskan menelpon cust. service persh penerbangan tsb. saya pun bertanya:
"mbak saya bisa bawa tang, kunci inggris, kunci pas naik pesawat tidak?"
diapun tidak bisa langsung menjawab, saya disuruh menunggu sebentar, sepertinya dia menanyakan hal tsb kepada superivsornya, semenit-dua menit kemudian dipun menjawab:
"maaf pak peralatan pertukangan termasuk benda tajam, jadi tidak boleh dibawa naik pesawat"
bingung juga saya....benda tajam dimananya?....tapi saya tidak beradu argumen....dan menghentikan percakapan tersebut dg ucapan terima kasih...

Berhubung saya butuh banget kunci pasnya untuk menyeting "bracket samsak"...saya pun tetap memasukkannya ke kardus bungkusan keripik....biarlah kalau gak lolos x-ray.....cuman 10rb an pikirku. ternyata di penerbangan agustus tsb kunci pas bentuk segitiga tsb lolos x ray pertama, dan kemudian masuk bagasi, seperti bagasi pada umumnya...jadi petugas x ray tidak mempermasalahkan kunci pas masuk bagasi.

Saat kemaren ke Korea....di Bandara Soekarno Hatta....pada X-ray ke-2...banyak banget gunting, pisau...yang harus disita...dikumpulkan oleh petugas di kotak kaca (spt kotak amal)......
sesampainya di Korea...saya terheran-heran karena teman saya membawa mulfi function tool...se set obeng, tang, pisau...dulu saya sebut pisau/obeng nya MacGyver...akupun bertanya:
"kok bisa lewat x ray bandara?"
dia menjawab:
"kalau masuk koper/bagasi bisa...tetapi kalau masuk kabin tidak bisa...akan di sita di x-ray yang ke dua"
"ooo gt ternyata" jawabku....

Pada bulan September akhirnya sisa alat (tang dan kunci inggris) saya bawa dari bandara semarang, masuk kotak kardus dan kemudian bagasi....seperti kata temen saya....alat tsb nyampe di halim bersama saya

Di Bandara Soekarno Hatta, Pada mesin X-ray ke-2 terdapat 2 buah kotak kaca yang berisi barang sitaan: gunting, pisau, garpu, tang. benda tsb adalah sitaan yg berasal dari tas tenteng/ransel yg akan dibawa ke kabin, berbeda dengan x-ray yang pertama, isi koper walau ada benda-benda tersebut tetap akan lolos dan bisa masuk bagasi.
Kotak Transparan di Bandara Soekarno Hatta

Kotak Lainnya masih agak Kosong, ada Gunting, Pisau, Tang

Kotak Penuh dengan Gunting, Pisau, Garpu

Rabu, 09 November 2016

Masjid/Musholla di Frankfurt Airport dan Incheon Airport

Sebuah surprise bila kita bisa menemukan Musholla/Masjid atau Praying Room di Bandara dimana di negara tersebut muslim adalah minoritas. Dulu saat saya berada di Schipol Airport (Belanda) saya menemukan plang meditation room, tapi saya kurang tau isinya seperti apa.

Saat berada di Inceon Airport saya menemukan musholla di dekat Gate 24:

Peta Bandara Incheon

Plang Prayer Room di bandara Incheon

Plang di dekat Gate 24

Pintu Prayer Room

Rak Buku Atasnya Al Quran tengahnya bible

Alhamdulillah, ada juga masjid/musholla di bandara frankfurt,  ada jg chapel dan synagogue.

Bandara Frankfurt

Plang Masjid/Musholla (Muslim Prayer Room) dan Chapel

Synagouge Kecil

Pintu Masjid

di Dalam Masjid