Tampilkan postingan dengan label Pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 November 2016

Timbangan Koper, Naik Pesawat

Berhubung saya cuma punya dua jenis koper, yang satu gede banget, yang satu kecil, saya kadang ragu harus bawa koper yang mana saat traveling.
Koper Besar dan Koper Kecil

Kalau bawa yg besar, muat banyak, tapi berat kosongnya saja sudah 6,17 kg. Kalau bawa yang kecil berat kosongnya lebih ringan, cuma 2,67 kg, tapi muatnya dikit. Padahal saya naik nya paling kelas ekonomi, biasanya bagasi max 32 kg atau 30 kg

Timbangan Koper

Berat Kosong Koper Besar 6,17 kg

Berat Kosong Koper Kecil 2,67 kg

Ingat pengalaman dulu, pakai maskapai Saudi Air
Berangkat jakarta - jeddah 3 tiket (saya, istri, anak) bawa 3 koper besar @32 kg tidak ada masalah.
Tapi saat pulang (jeddah-jakarta), bagasi per tiket juga max 32 kg, tapi per koper max 23 kg, kalau 32 kg harus dibagi dalam 2 koper atau 2 paket/kardus. Akhirnya harus ke tukang wrapping, isi koper dikeluarkan sebagian, dan yg sebagian di wrap (dibalut plastik bening), ongkos wrappingnya lumayan untuk 4 tiket (nambah anak satu)

Jadi kesimpulannya, menurut pengalaman pribadi dan beberapa rekan:
Kadang berat max harus dalam 2 koper atau paket, klo cuman bawa satu koper beratnya mendekati/persis max ya harus di wrap ulang jadi 2.
Kalau anda terlanjur bawa 2 koper ternyata mereka minta harus satu koper, ya 2 koper di wrap jadi satu. Kecuali kalau anda mau bayar biaya tambahan untuk bagasi. Demikian jg untuk tas tenteng, ada yg boleh 2, ada jg yg harus satu.

Jumat, 11 November 2016

Pisau, Gunting, Kunci Pas, Kunci Inggris Naik Pesawat

Bulan lalu saya merasa butuh beberapa peraltan montir, seperti kunci inggris, tang, kunci pas. Sekalian mudik agustus lalu saya membeli perlengkapan tersebut di pasar tradisional (pasar pagi kaliwungu), biar lebih murah pikirku.
Kunci Inggris dan Tang

Kunci Pas

Setelah membelinya baru sadar, kalau barang-barang tersebut belum tentu bisa naik pesawat, kan ada barang-barang yang dilarang untuk dibawa naik pesawat. Saya pun kemudian memutuskan menelpon cust. service persh penerbangan tsb. saya pun bertanya:
"mbak saya bisa bawa tang, kunci inggris, kunci pas naik pesawat tidak?"
diapun tidak bisa langsung menjawab, saya disuruh menunggu sebentar, sepertinya dia menanyakan hal tsb kepada superivsornya, semenit-dua menit kemudian dipun menjawab:
"maaf pak peralatan pertukangan termasuk benda tajam, jadi tidak boleh dibawa naik pesawat"
bingung juga saya....benda tajam dimananya?....tapi saya tidak beradu argumen....dan menghentikan percakapan tersebut dg ucapan terima kasih...

Berhubung saya butuh banget kunci pasnya untuk menyeting "bracket samsak"...saya pun tetap memasukkannya ke kardus bungkusan keripik....biarlah kalau gak lolos x-ray.....cuman 10rb an pikirku. ternyata di penerbangan agustus tsb kunci pas bentuk segitiga tsb lolos x ray pertama, dan kemudian masuk bagasi, seperti bagasi pada umumnya...jadi petugas x ray tidak mempermasalahkan kunci pas masuk bagasi.

Saat kemaren ke Korea....di Bandara Soekarno Hatta....pada X-ray ke-2...banyak banget gunting, pisau...yang harus disita...dikumpulkan oleh petugas di kotak kaca (spt kotak amal)......
sesampainya di Korea...saya terheran-heran karena teman saya membawa mulfi function tool...se set obeng, tang, pisau...dulu saya sebut pisau/obeng nya MacGyver...akupun bertanya:
"kok bisa lewat x ray bandara?"
dia menjawab:
"kalau masuk koper/bagasi bisa...tetapi kalau masuk kabin tidak bisa...akan di sita di x-ray yang ke dua"
"ooo gt ternyata" jawabku....

Pada bulan September akhirnya sisa alat (tang dan kunci inggris) saya bawa dari bandara semarang, masuk kotak kardus dan kemudian bagasi....seperti kata temen saya....alat tsb nyampe di halim bersama saya

Di Bandara Soekarno Hatta, Pada mesin X-ray ke-2 terdapat 2 buah kotak kaca yang berisi barang sitaan: gunting, pisau, garpu, tang. benda tsb adalah sitaan yg berasal dari tas tenteng/ransel yg akan dibawa ke kabin, berbeda dengan x-ray yang pertama, isi koper walau ada benda-benda tersebut tetap akan lolos dan bisa masuk bagasi.
Kotak Transparan di Bandara Soekarno Hatta

Kotak Lainnya masih agak Kosong, ada Gunting, Pisau, Tang

Kotak Penuh dengan Gunting, Pisau, Garpu